Archive for the ‘AKU’ Category

Pemusiran Kampung Halamanku

Tuesday, March 27th, 2007

Jam sudah menunjukkan setengah dua, sy masih duduk di depan komputer. klik sana, klik sini, scroll ke bawah dan ke atas dan mata tetap fokus ke monitor. Sesekali mengetikkan beberapa kata untuk sekedar menanggapi teman² yg masih chatting di IRC. Selanjutnya kembali memainkan mouse.

Lama-kelamaan rasa bosan muncul juga. Bosan browsing dan baca berita yang sama di tempat yang sama, baca berita gak diupdate, chatting dengan orang² yang sama, dan bosan dengar bencana yang silih berganti datang.

Tiba² teringat dengan kampung halamanku. Gimana keadaannya sekarang? pasti jauh berubah, apalagi pertengahan 2005 lalu hampir habis dilalap si jago merah.

Akhirnya jari² tangan ini kembali bergerak membuka halaman google dan mengetikkan kata kunci “Nipah Panjang”. Nipah Panjang adalah nama kecamatan desa kelahiranku, sementara desa kelahiranku sendiri bernama Pemusiran. Ternyata kata Nipah Panjang ada banyak juga yah :D. Banyak juga berita kriminal, apalagi ada yang pernah menjulukinya sebagai sarang perompak.

Perjalanan ke Nipah Panjang
Nipah Panjang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi yang terletak di pesisir timur pulau Sumatera. Dulunya berada di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) yang beribukota di Kuala Tungkal. Namun sejak tahun 1999, Tanjung Jabung dimekarkan menjadi Tanjung Jabung Barat (Ibukota tetap Kuala Tungkal) dan Tanjung Jabung Timur (Ibukota Muarak Sabak). Mungkin karena keduanya berada di pesisir pantai, angkutan yang umum digunakan adalah angkutan laut.

Letak Kecamatan Nipah Panjang dilihat pake SatelliteMapnya Google

Ada beberapa alternatif jalur untuk bisa sampai di Nipah Panjang. Bisa melalui Kuala Enok di Kab. Inhil Riau yang memang berbatasan dengan Prov. Jambi. Bisa juga melalui Ibukota Provinsi Jambi yaitu Kota Jambi. Kuala Enok adalah salah satu daerah di Riau yang disinggahi oleh Kapal Pelni. Bila dari Makassar, bisa langsung ke daerah ini menggunakan kapal Pelni. Dari Kuala Enok perjalanan ke Nipah Panjang menggunakan Kapal Motor kayu yang bernama Pada Idi (bugis banget, :D). Biasanya berangkat Kamis malam, menelusuri pesisir timur pulau Sumatera dan tiba subuh hari di Nipah Panjang.

Bila dari Kota Jambi, ada beberapa alternatif transportasi yang bisa digunakan untuk sampai ke Nipah Panjang. Jalur sungai dan darat. Kalo lewat darat kayaknya masih kurang yang menggunakannya soalnya agak jauh juga mutar. Jalur kedua menyusuri sungai Batanghari, sungai yang terpanjang di pulau Sumatera. Jalur sungai pun ada 2 alternatif.

Pertama, jalur lambat. Menggunakan kapal tongkang yang digandeng oleh Kapal bermesin. Jadi sebenarnya ada 2 kapal, keduanya kapal kayu. Kapal tongkang ukurannya lebih besar berfungsi sebagai tempat barang dan penumpang, sementara Kapal yang bermesin sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan kapal. Jika Kapal bermesinnya berukuran besar (ada juga ukuran kecil dan sedang), sebagian penumpang mengambil tempat di sana. Kapal ini biasanya buang sauh/jangkar (parkir) di tengah² sungai Batanghari yang lebarnya ±300 m di sekitar Pasar Angso Duo. Untuk mencapai Kapal, kita musti nyewa perahu yang rata² ukurannya besar karna memang biasanya digunakan buat ngangkut barang. Kapal ini berangkatnya menjelang malam, dan biasanya nyampe di ponton (pelabuhan) Nipah Panjang di subuh hari.

Sy pernah mengalami musibah waktu pertama kali naik Kapal ginian.

Waktu itu pertengahan tahun 1992 (Juni-Juli) sepulang dari Palembang. Karna sudah sore baru nyampe di Jambi, sementara speedboat sudah gak ada yang menuju Nipah Panjang, terpaksa menggunakan Kapal. Waktu itu musim liburan jadi Kapal penuh dan kami sekeluarga hampir tidak dapat tempat. Beruntung ada penumpang yg sama² orang bugis, memberikan sebagian tempatnya.

Menjelang subuh hari, Kapal yang kami tumpangi bertabrakan dengan kapal pinishi di sekitar persimpangan yg terkenal keramat. Di sekitar persimpangan itu ada makam keramat Rangkayo Hitam, Raja Kerajaan Jambi. Akhirnya salah satu dari 2 kapal yang kami tumpangi tenggelam, yaitu kapal yang bermesin. Beruntung ada penumpang yang dengan cepat memutus tali yang menghubungkan Kapal tongkang dengan kapal yang bermesin, klo tidak, bisa² kapal tongkangnya juga ikutan tenggelam.

Waktu itu kami sekeluarga ada di kapal tongkang, jadi Alhamdulillah kami selamat. Karna kejadiannya tengah malam menjelang subuh, banyak yg tidak bisa menyelamatkan diri, terutama yang berada di kapal bermesin. Yang sy ingat, peristiwa itu menelan 27 korban jiwa. Sy sendiri waktu itu masih kecil dan sedang tertidur. Ibuku bahkan mengira sy ada apa² karna atap kapal di atas kami rubuh waktu penumpang berlompatan menyelamatkan diri. Dan ketika sy terbangun semuanya gelap karna listrik di kapal mati dan samar² sy bisa melihat barang² yang terapung² di sungai Batanghari di sekitar kapal tongkang. Kapal tongkang akhirnya menepi dengan sendirinya walaupun tanpa mesin (mungkin karna arus atau angin). Barang² seperti indomie yang diangkut kapal tongkang akhirnya jadi korban penjarahan penumpang yang lapar.

Ketika hari mulai terang, kami sekeluarga mungkin menjadi salah satu yang paling duluan meninggalkan TKP. Waktu itu kebetulan memang ada speedboat yang dibonceng di belakang kapal sejak dari Jambi. Dengan speedboat itulah kami melanjutkan perjalanan. Keluarga di Nipah Panjang dan Pemusiran yang tau klo kami ada di Kapal itu sempat khawatir juga. Dan alhamdulillah kami semua selamat, walaupun kening Ibu tergores kena runtuhan atap.

Kedua, jalur cepat. menggunakan mobil + speedboat. Mobil untuk mencapai pelabuhan speedboat yang berada di Suak Kandis dengan lama perjalanan ±1,5 jam dari kota Jambi. Nah perjalanan dengan speedboat akan dimulai dari Suak Kandis ini. Begitu juga sebaliknya, bila dari Nipah Panjang menuju kota Jambi, Suak Kandis merupakan tempat perpindahan moda transportasi sungai (speedboat) dan darat (mobil) :D. Di Suak Kandis juga speedboat untuk menuju ke kecamatan lain berkumpul.

Entah sejak kapan speedboat musti singgah di Suak Kandis. Padahal dulu waktu sy masih SD (seingat saya), perjalanan dari Nipah Panjang ke kota Jambi hanya ditempuh dengan speedboat. Dan biasanya speedboat akan singgah buat ngisi bahan bakar di SPBU dan warung terapung yang ada di tepian sungai Batanghari. Penumpang biasanya turun untuk sekedar melepaskan kekakuan pada persendian setelah duduk sekian lama atau buang air di wc umum terapung atau makan makanan yang disediakan di warung terapung tersebut.

Saran bagi yg baru pertama kali naik speedboat “jangan duduk di bagian depan, karna goncangannya lebih keras, terutama jika air sungai berombak”.

Sy teringat cerita guru sejarah di SMP yang berasal dari Ujung Pandang (Makassar) waktu baru pertama kali ke Nipah Panjang dari Jambi. Waktu mau naik speedboat, dia langsung milih tempat duduk di bagian depan karna kebiasaan klo naik mobil duduk di depan bisa melihat² dengan bebas. Ternyata duduk di bagian depan sangat menyiksa karna speedboat selalu terguncang bila kena ombak.

Lama perjalanan speedboat dari Suak Kandis ke Nipah Panjang ±2 jam tergantung arus sungai. Jika air sungai pasang, speedboat akan melawan arus dan otomatis perjalanan akan lama. Begitu juga dgn sebaliknya.

Ketika memasuki wilayah Nipah Panjang dari arah selatan kita akan menyaksikan di tengah sungai yang lebarnya ±1 Km ada gundukan daratan yang di atasnya berdiri SPBU dan pabrik² pengolahan es balok. Dan kita bisa menyaksikan kendaraan sungai yang lalu lalang, mulai dari perahu, pompong (ketinting), kapal troll, sampai speedboat. Bisa juga disaksikan deretan kapal² kayu yang parkir di sepanjang pinggiran sungai.

Suatu pemandangan yang tidak pernah lagi sy saksikan sejak meninggalkannya 8 tahun silam.

Nipah Panjang ke Pemusiran
Nipah Panjang dan Pemusiran berada di muara sungai yang langsung berhadapan dengan Laut Cina. Hanya saja, dari Nipah Panjang tidak bisa langsung melihat laut karena terhalang oleh gugusan pulau² kecil. Sementara dari Pemusiran kita bisa langsung melihat laut. Jarak dari Nipah Panjang ke Pemusiran sy tidak tau pasti. Tapi ada beberapa alat tranportasi yang menghubungkan kedua daerah yang merupakan Kecamatan dan desa tsb. Dan semuanya musti melewati sungai. Bisa naik sepeda atau sepeda motor tp musti menyeberang sungai yang cukup lebar. Sungai ini adanya di Desa Pemusiran. Lebarnya sekitar 50-60 meter (gak pernah diukur seh, cuman diperkirakan :d). Klo naik sepeda ±1 jam perjalanan. Itu dulu, waktu jalanannya masih jelek. Kabarnya sekarang jalanannya udah bagus.

Klo naik speedboat ± 30 menit. Trus klo naik kapal bermesin/pompong (di makassar sejenis ketinting) sekitar 1 jam. Nah klo naik speedboat atau pompong ada 2 jalur. Bisa lewat dalam yaitu melalui sungai kecil dan bisa juga lewat luar yaitu melalui laut.

Inilah jalur sungai dan laut yang menghubungkan Kecamatan Nipah Panjang dan Desa Pemusiran

Perjalanan Lewat Dalam
Perjalanan dari Nipah Panjang ke Pemusiran jika menggunakan jalur dalam, kita akan kembali ke arah selatan (arah ke Suak Kandis/Jambi) sampai di ujung selatan wilayah Nipah Panjang dan berbelok ke kanan di sungai kecil yang lebarnya 10-20m. Tidak jauh dari Muara sungai kecil tersebut (masih di wilayah Nipah Panjang), di sepanjang kiri dan kanan sungai akan dapat disaksikan pembuatan perahu, kapal kayu, mulai dari ukuran kecil hingga yang besar secara tradisional.

Jika memilih jalur ini, harus mempertimbangkan keadaan air. Jika keadaan air surut, air sungai akan dangkal dan pengguna jalur ini harus hati-hati jangan sampai kandas. Sungai kecil ini berujung di Sungai Pemusiran, dan untuk mencapai Pemusiran harus kembali menyusuri sungai Pemusiran ke arah utara di mana Desa Pemusiran berada.
Menyusuri sungai Pemusiran dapat disaksikan di kiri-kanan rimbun pepohonan dan semak² serta pohon nipah di pinggir sungai yang sepertinya belum terjamah manusia. Kadang juga dijumpai kera yang melompat² di pohon PEDADA (pohon yang banyak di pinggiran sungai). Hampir tidak dijumpai rumah di pinggir sungai sampai berada di sekitar parit 5 (tentang Parit 5 dan parit yang lainnya di postingan berikutnya).

Setelah melihat ada rumah di pinggiran sungai, berarti desa Pemusiran sudah dekat, dan setelah melewati sungai yang agak meliuk di parit 4, dari kejauhan dapat dilihat rumah² penduduk di pinggir sungai. Jika dulunya masih banyak rumah² yang berada di atas sungai dan membelakangi sungai, sekarang sudah berkurang seiring dengan erosi/pengikisan oleh air sungai yang membuat sungai semakin melebar. Jadi sekarang sebagian besar rumah menghadap ke sungai (timur). Sambil menyusuri sungai, dapat disaksikan orang² yang berjalan di jalanan yang terbuat dari papan. Yaahhh. Sebagian besar jalanan di Desa Pemusiran terbuat dari papan yang bahkan sudah berumur belasan tahun.

Pelabuhan di Desa ini lebih dikenal dengan nama Bong, juga terbuat dari kayu. Entah sekarang setelah kebakaran pertengahan 2005 lalu.

Perjalanan Lewat Luar
Perjalanan lewat luar berarti perjalanan melewati pinggiran laut. Dari Nipah Panjang perjalanan dimulai dengan mengarahkan kendaraan ke arah utara. Wilayah Nipah Panjang utara ini (yang lebih dikenal Nipah Panjang I) dikenal sebagai daerah nelayan bugis, karna banyak orang Bugis yang berprofesi sebagai nelayan yang tinggal di daerah ini. Di ujung wilayah Nipah Panjang ini, terdapat kumpulan kelelawar yang dapat diliat bergelantungan dari pinggiran sungai. Kelelawar² ini terbang di sore hari untuk mencari makan ke penjuru desa, bahkan sampai melewati desa Pemusiran.

Selama perjalanan menyusuri pinggiran laut, di sebelah kiri hanya dapat diliat hutan, sementara di sebelah kanan sebuah pulau yang tidak berpenghuni. Kabarnya pulau ini sudah dilirik investor dari luar negeri untuk dijadikan tempat pengolahan ikan segar. Setelah benar² berada di laut, pulau di sebelah kanan sudah terlewati dan dari kejauhan dapat dilihat muara sungai Pemusiran dan rumah penduduk. Tapi dari sini pompong atau speedboat tidak boleh langsung potong kompas ke muara sungai Pemusiran. Kenapa? Karena ada hamparan pasir yang melintang di atas laut tersebut yang disebut gusung. Jika air laut pasang tinggi, pompong atau speedboat bahkan kapal motor bisa langsung lewat di atas gusung tersebut. Namun jika air laut tidak terlalu tinggi, sebaiknya mutar sampai ujung gusung tersebut, karna jika nekat melintas di atas gusung tersebut, bisa² kandas. Jika air laut surut, hamparan pasir ini dapat dilihat. Biasanya nelayan sudah hapal kapan bisa melintas di atas gusung dan kapan tidak, serta tau di mana tempat untuk berputar di ujung gusung tersebut.

Jalur yang dilalui ketika akan memasuki muara sungai Pemusiran dari Nipah Panjang

Setelah memasuki wilayah sungai Pemusiran, di tengah² muara sungai dapat disaksikan alat penangkap ikan yang dipasang nelayan yang dikenal dengan nama Togok (seperti yang ada di tengah² sungai Tallo). Di tempat ini dulu sy sering memancing dan sangat banyak ikan karna berada di dekat laut. Sebenarnya desa yang berada di muara sungai ini adalah Desa Teluk Kijing Luar. Namun kabar dari keluarga di Pemusiran mengatakan kalo Teluk Kijing Luar dan Pemusiran sudah dilebur menjadi Desa Pemusiran. Di sekitar muara sungai pula terdapat SPBU tepatnya di seberang desa (berada di sebelah kiri). Selanjutnya tinggal menyusuri sungai sampai ke pelabuhan (Bong) atau tergantung di mana anda ingin turun karna di sepanjang pinggiran sungai bisa menjadi pelabuhan.

Bagaimana dengan kendaraan darat? Walaupun pernah beberapa kali naik sepeda bersama teman² sy masih kurang hapal jalurnya. Setidaknyada ada 3 jalur jika menggunakan sepeda atau motor. Dan dari Desa Pemusiran terlebih dahulu harus menyeberangi sungai.

Kucingku

Saturday, February 24th, 2007

Mampir ke rumah lama :). udah sebulan lebih (ampir 2 bulan yah :D) gak mampir ke sini setelah pindah ke rumah baru di blogspot. Setelah hampir 2 tahun ngeblog di sini, rasanya masih gak rela klo musti ninggalin sepenuhnya. Jadi sy masih usahakan buat singgah :D.
Sekarang lagi kehabisan ide. Sebenarnya ada beberapa topik yang pengen sy tulis di blogspot, tp kehabisan ide musti mulai darimana. Apalagi klo udah di depan komputer… semuanya seperti hilang. Lagi cari referensi lagi buat nulis tp dah jarang keliling makassar. Masih setia di warnet, malas jalan² keluar. Kalopun keluar, palingan ke maros buat ngunjungin my lovely nephew (Rezky) dan my pet (manis = kucing kesayanganku). Itupun seminggu sekali :D.

My Pet
Namanya manis (nama pasaran :D) sebenarnya salah diberi nama sama Kakak, soalnya kucing jantan. Gara² waktu kecil gak tau jenis kelaminnya (jantan apa betina yah) dipanggil aja manis. Sebenarnya dulu waktu masih kecil, ada 4 bersaudara, tp saudaranya udah mati semua. Semua dapat dari pasar, kayaknya dibuang ama orangnya.
Awalnya km (my family) gak mau meliharanya, apalagi ada 4 ekor, trus waktu itu km udah punya kucing juga. Beberapa kali kucing itu (4 ekor) dibawa ke tempat yang jauh, anehnya keesokannya pasti udah ada di depan rumah, padahal mereka masih kecil². Akhirnya, walaupun udah punya kucing peliharaan, yg 4 ekor ini tetap diberi makan juga walaupun belum dipelihara. Ternyata Allah punya kehendak kami memeliharanya. Hari pertama Ramadhan tahun 2002, kucing hitam peliharaanku mati. Lama kelamaan, ke 4 kucing kecil itu jadi peliharaan kami juga. Si manis (yg skrg sy pelihara) adalah salah satu dari 4 kucing kecil itu. Si manis kecil sangat pendiam (tidak lincah) tidak seperti saudara²nya. Sy masih ingat waktu kecil kaki kanannya sakit, jadi gak selincah saudara²nya. Sampe sekarang setiap duduk, si manis pasti menjulurkan kaki kanannya ke depan.

Dulu klo malam, manis punya kebiasaan tidur di dekatku. Kadang dia naik ke perutku tidur, apalagi kalo dia kedinginan. Klo kepanasan dia sering baring telentang (kedua tangannya lurus ke atas kepala, kedua kakinya menjulur ke bawah). Tapi kebiasaan itu udah gak pernah sy liat lagi sejak sy jarang di rumah.

Minggu lalu kontrakan di emy saelan udah habis. seminggu sebelumnya (2 minggu yg lalu) barang² udah dipindahin ke asrama di maros. Ibu, Kakak dan suaminya & rezky sekarang tinggal di sana. Gak ketinggalan waktu mindahin barang, si manis (kucingku) juga ikut migrasi. Tapi karna mobilnya gak muat. si manis ikut naik motor bersama Ibu yg sy bonceng. Sepanjang perjalanan, kami jadi perhatian. Soalnya si manis digendong, gak dimasukin ke dalam dos.

Jum`at kemaren baru aja dari Maros, berangkat sore sesudah sholat ashar, dan pulang sesudah sholat maghrib. Ternyata setelah 2 minggu di sana, kucing ku bertambah gemuk. Gimana gak? makannya selalu tersedia, beda waktu di emy saelan karna sering ditinggal sendiri di rumah.

Migrasi

Sunday, January 21st, 2007

Pindah..pindah..pindah….

Setelah sekian lama blogging di friendster, memasuki tahun 2007, sy mencoba migrasi ke blogspot. Keinginan untuk migrasi sebenarnya udah ada sejak pertengahan tahun lalu saat melihat beberapa kekurangan di blog friendster. Walapun sebenarnya accountku di blogspot udah ada sejak tahun 2004, namun 2 tahun lebih sy tidak pernah posting di sana.

Ternyata bukan hanya di blogspot sy mempunyai account, tp juga di blogdrive yang juga sama² penyedia layanan blog gratis. Dan sy terdaftar di keduanya sejak tahun 2004. Account di blogdrive secara tidak sengaja ketemu waktu sibuk cek email nyari pass blogspot. Sampai akhirnya sy bingung sendiri, milih blogspot atau blogdrive.

Setelah mencoba dan melihat² fiturnya, akhirnya pilihan jatuh ke blogspot. Apalagi sekarang udah upgrade ke versi New Blogger.

Sy gak akan ngucapin selamat tinggal di sini, karna mungkin sekali² sy akan tetap singgah di blog ini.

My Blogspot

Selamat Tahun Baru 2007

Monday, January 1st, 2007

Sebelumnya sy ingin ngucapin Selamat Menyambut Tahun Baru 2007 kepada rekan² blogger dan netters semua.

Tahun baru yang kelabu (bagiku). Rencana tahun baru bersama teman² batal gara² motor. Tiba² aja motorku gak bisa nyala. Baru kali ini tuh motor bermasalah.

Perjalanan ke Kariango

Kemaren setelah Sholat Ied dan ke rumah Anha, langsung pulang ke digi buat lanjutin postingan yang kemaren. Setelah semua beres, dan perlengkapan yang mau dibawa udah lengkap, berangkat jam 11 lebih dikit dan lewat Tamalate dekat pasar untuk beli pisang pesanan ibu tadi malam. Gara² ban motor udah gundul dan jalanan sebagian masih basah, beberapa kali motorku slip. Alhamdulillah gak sampe jatuh. Gara² liat orang ngebut, yah pengen ngebut juga, akhirnya waktu nyampe di kompleks perhubungan udah masuk waktu zhuhur. Singgah di mesjid di seberang markas pemadam kebakaran bandara buat sholat berjamaah dan sampe di rumah dengan selamat. Setelah makan pisang goreng, tertidur sampe menjelang maghrib, untungnya masih sempat sholat ashar.

Sebenarnya kk ngajakin sy ke GOR di kompleks Kostrad buat acara tahun baru karna di sana ada Band Power Metal (JKT) manggung, lagipula ibu khawatir klo sy pulang malam². Tapi karna sy pengen ngumpul sama teman², sy tetap mau berangkat malam itu. Setelah sholat maghrib, keasyikan nonton ternyata udah mau masuk waktu Isya. Rencana yang tadinya berangkat sesudah sholat maghrib diundur sesudah sholat Isya. Jam 8 lewat, sy pun pamitan sama Ibu sementara kk udah pergi nonton bareng suaminya.

Ada yang aneh waktu sy mau nyalain motor, kok kick starternya keras banget. Lama distarter gak mau nyala². Sempat nyala tapi cuman sebentar trus mati lagi. Setelah bongkar businya hasilnya tetap sama aja. Waktu nyium bensinnya, sy agak curiga soalnya kok baunya gak terlalu nyengat. Wah jangan² bensinnya tercampur sama air. Mungkin tercampur waktu kehujanan? Rasanya gak mungkin. Saya sih curiga jangan² dari SPBU nya memang udah tercampur air. Apalagi dulu pernah waktu isi bensin di SPBU yang sama, motorku juga tiba² mati di jalanan, dan baru nyala setelah distarter berkali-kali. Saya memang jarang isi bensin di SPBU situ.

Akhirnya saya nyerah juga. Mantel yang sy pake buat jaga² sapa tau kehujanan di jalanan pun terpaksa sy lepas lagi. Ganti pake sarung dan baju singlet biru, sy ambil posisi baring di depan TV sambil nonton sherina dan lanjutin Spiderman 2. Sekali² liat jam, ternyata gak lama pergantian tahun. Akhirnya Tahun 2007 yang dinanti datang juga waktu asyik nonton spiderman. Dan baru nyadar waktu udah lewat 10 menit. Hehehe gak sempat menghitung mundur……

KK dan suaminya datang nemenin nonton Spiderman. Tiba² lampu padam waktu Spiderman berantem ama Doc Ock di air … arghhh… bikin jengkel….. pas lagi seru²nya lampu padam lagi. Mana seharian ini sinyal gak ada lagi. Beberapa kli mau nelpon gak bisa. Yang bunyi cuman tut tut tut tut. Mau cek pulsa pun gak bisa, katanya masalah jaringan. Bener² kayak terisolasi. Mau nonton listrik padam, mau nelpon gak ada sinyal, mau internetan? Apalagii… Sebenarnya tadi sekitar jam setengah sembilan sempat ada telpon dari teman, tp pas lagi HP ku lowbet, akhirnya terputus. Setelah dites berkali² gak bisa lagi. Sinyalnya kadang² muncul trus hilang lagi. Dengan sedikit jengkel, akhirnya bisa tertidur juga.

Sore tadi baru ngecek motor karna seharian juga masih hujan, jadi malas ngapa²in selain di depan TV. Bapaknya rezky bantuan bersihin businya. Ternyata memang businya basah terus dia juga udah kuras sebagian bensinnya. Setelah beberapa kali dicoba, akhirnya bisa nyala juga, tp kadang kayak terputus. Kayaknya memang udah mau masuk bengkel. Maklum udah 2 bulan blum diservis. Seperti kemaren, rencana pulang setelah maghrib diundur lagi sesudah Isya gara² keasyikan nonton. Dan akhirnya, setelah sholat dan Isya dan jam udah nunjukin jam 8, sy pun berangkat dengan sedikit rasa khawatir, jangan² nanti mesinnya mati lagi.

Sampe di lampu merah Daya, tiba² hujan deras turun. Untungnya udah pake celana anti air, trus jaket anti air juga tp tas masih di luar, terpaksa singgah pake jaket mantel buat nutupin tas. Liat motornya Dhandy di dookienet, sy singgah di

sana

waktu masih hujan. Ternyata dia lagi tidur, akhirnya sy cuman di luar nunggu hujan reda apalagi basah.

Akhirnya sampe juga di diginet dengan selamat dan dalam keadaan lapar. Langsung ke atas (lantai 3) buat beresin barang dan nonton. Baru aja nyalain TV ternyata berita buruk udah menanti. Baru aja pergantian tahun, alias hari pertama di tahun 2007, kabar buruk udah datang. Katanya pesawat Adam Air jurusan Jakarta-Surabaya-Manado hilang di sekitar Sulbar-Toraja. Wuihh bulu kudukku langsung merinding pertama baca berita itu di MetroTV. Setelah beresin barang 2 bungkus indomie yang udah dimasak + 1 bungkus nasi yang dibeli di sarla depan warnet menemaniku sambil posting ocehanku hari ini.

Ya.. Allah, sampai kapan cobaan kau berikan kepada negara ini… kami tahu, Engkau tak akan memberikan cobaan di luar dari kemampuan kami.

Teman² lanjutkan doa nya… ndak ku tau apa lagi mau kubilang… :D

Dompetku Kembali

Tuesday, December 26th, 2006

Minggu malam, jam 9 lewat waktu lagi asyik edit profile di friendster tiba2 HP berdering… ternyata telpon dari K Ancu (KA)

A : Halo, salam lekum
KA : walekum salam, ding.. angkai dompetmu di bolae
A : (kaget) o… tegaki` dapat` i
KA : Poleka` malai..angka telpokka`
A : o0o.. iyye, cina`pi u jokka di Minasa Upa, angka mopa tau maccule
KA : sudahmi pale`…. (telpon tertutup)

itu lah percakapan singkat dengan K Ancu (sepupu) dengan logat bugis melalui telpon, waktu dia ngabarin klo dompetku udah ada sama dia. Malam itu sy memang berencana nginap di Minasa Upa karna Ibu, rezky dan mama/papa nya nginap di sana setelah kemaren sy jemput dari Kariango.

Alhamdulillah, akhirnya dompetku kembali juga setelah 2 minggu lebih menghilang. Walaupun gak kembali seluruhnya, sy masih bersyukur soalnya surat2 pentingnya seperti STNK dan SIM udah kembali. Yang hilang cuman uang 1 riyal arab saudi. Padahal uang itu udah sy simpan sejak tahun 1996 lalu waktu Ibu pulang dari tanah suci. Yang lainnya seperti kartu2 dan kertas2 lainnya masih utuh.

Waktu dompet itu hilang, perasaan sy memang mengatakan akan kembali. Tapi setelah 1 minggu gak ada kabarnya, sy mulai ragu dan mengikhlaskannya sambil berdoa di setiap akhir sholat.

"Ya Allah, jika dompet itu sudah berpindah tangan ke orang lain, berikanlah rahmat-Mu kepada orang tersebut agar mengembalikan kepada hamba…"

Seorang teman bahkan menyarankan agar sy minta bantuan orang pintar (dukun???). Sy malah ketawa sambil menolak soalnya takut dosa (musyrik euy). Lebih baik sy mengikhlaskan dompet itu hilang daripada harus musyrik. Sebaik2 tempat meminta pertolongan adalah kepada Allah.

Image002

Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

dan Allah telah mendengar dan mengabulkan doa ku :D….

4 Desember  : Dompet hilang, tp sy santai aja, yang khawatir malah teman2ku.
9 Desember  : Ke BTP lewat Hertasning, ada sweeping tp gak distop, dibiarin lewat aja padahal sy gak bawa surat2
14 Desember : Melapor ke kepolisian dan dapat surat keterangan kehilangan, bayar Rp. 20.000 euy…
23 Desember : Kena sweeping waktu mau bayar cicilan terakhir motor, untungnya udah ada surat keterangan. jadi… no problem….:D
24 Desember : Dompet beserta isinya kembali.

Kapan Kenal Friendster?

Thursday, December 21st, 2006

LogowhitebgDi dunia chatting, pertanyaan awal dan lazim yg sering muncul ketika berkenalan dengan seseorang adalah asl pls (age,sex,location please), dan berlanjut ingin melihat foto lawan main, dan biasanya minta dikirim lewat email (pengalaman waktu baru kenal internet). Sekarang pun masih begitu, bedanya kalau mau melihat foto lawan main skrg gak perlu minta kirim foto lagi, cukup nanya ada fs gak?.

FS, singkatan yang biasa digunakan untuk menyebut friendster, sebuah sebuah komunitas online di internet yang memungkinkan setiap anggotanya untuk berhubungan dengan anggota yang laen dalam ikatan pertemanan.

EmailPertama kali kenal fs tepatnya september 2003, itupun dikenalkan/diinvite oleh seorang kenalan di IRC dari Malaysia. Namanya di fs adalah Yus-Abby. Dengan dituntun melalui IRC, sy pun membuat account dan dia menjadi teman pertama ku di fs. Dan url pertama yang diberikan untuk melihat profilku adalah http://www.friendster.com/2041994. Angka 2041994 mungkin merupakan tanda bahwa sy merupakan member fs yang ke 2.041.994 yah? Member ke berapakah Anda?   

Welcome_1Pada awal² menjadi member, teman² Yus-Abby yang rata² dari

sana

merequest untuk menjadi teman sy. Jadilah beberapa teman di awal menjadi member di friendster semuanya dari Malaysia. Sempat juga menginvite teman² milis sobatpadi yang sy kenal untuk gabung di fs, tp gak ada tanggapan (dicuekin). Setelah beberapa bulan gak aktif ternyata fs mulai booming dan belakangan, teman² yang pernah sy invite pun sudah punya account. Mungkin mereka tunggu booming dulu baru mau ikutan :D

Webfriendster Setelah lebih 3 tahun menjadi member, ternyata banyak fitur² tambahan dan tampilan di fs sekarang sangat jauh berbeda dibandingkan 3 tahun yang lalu (yang masih versi beta). Kalo dulu cuman profil aja yang ada dengan tampilan sederhana dan tidak bisa diedit, sekarang disediakan theme/skin dan juga bisa memilih warna dan background yang diinginkan. Dan gak ketingalan fitur blog, album, juga disediakan serta video yang bisa dipasang di halaman profil. Sy sengaja gak masang video/gambar yang bikin loadingnya berat, kasihan bagi yang pengen liat profil, apalagi dengan koneksi internet di Indonesia (terutama di tempatku :D).

Kalo yang dulu², 6 orang teman yang ditampilkan di halaman profil adalah teman (terbaru) yang dipilih secara acak oleh friendster, sekarang kita bisa memilih 6 orang teman di friendlist untuk ditempatkan di halaman profil tersebut. Siapakah 6 orang pilihan kamu?

Kita tunggu fitur² terbarunya yang lain….

Blogspot or Blogdrive?

Wednesday, December 20th, 2006

Sebenarnya lagi malas posting, soalnya baru agak baikan, abis sakit. Tapi karna hari ini tepat 1 tahun gak dapat jawaban… Menanti Sebuah Jawaban…. yaaa posting dulu buat menandainya….

Pengen login ke blogspot tapi lupa pass lagi. hikzz, terpaksa periksa semua email.. dan ternyata sampe sekarang belum ketemu juga. Yang ketemu malah account di blogdrive. oww, sy baru sadar kalo ternyata pernah daftar di blogdrive. Liat tanggalnya ternyata udah 2 tahun lebih. tepatnya tanggal 20 Juli 2004. Coba² login sesuai dengan username dan password yg ada di email, ternyata blognya nya blum ada, baru accoutnya. Yaa create blog dulu, gak tau deh nanti make yg ini (blogdrive) apa yg blogspot yah? jadi bingung. Memang seh udah pengen migrasi dari blogs.friendster, makanya sibuk nyari pass account blogspot, tp malah ketemu yang ini.

Kasi`ka saran dulu kodong, bagusan di blogspot atau di blogdrive… atau haruska` sholat istikharah dulu iyya? help me…

IP kena Akill dan gayanaji.com

Saturday, December 9th, 2006

Apa jadinya klo IP wnet kena akill di DALnet? Yaa gak bisa chatting di DALnet. Trus solusinya? hmm.. salah satunya mungkin ganti IP, yaa kalo dapat IP public lebih dari 1. tapi klo cuman 1, musti telpon provider dunk minta digantiin. Atau pake HTTP tunnel or proxy. Atau yang punya banyak teman di IRC, bisa minta psyBNC or BNC sama teman biar bisa masuk DALnet

Hari ini dapat ajakan makan2 onde2 (di topik seh tertulis acara Onde2 Super :D) di Kaisar Net, warnet baru di BTP (dekat Mie Sumpit). Sebenarnya acaranya tertulis jam 17.00 tapi sy baru nyampe di sana ampir jam 7 malam (19), soalnya lagi temenin umbro ke BTN Antara, ada komputer keluarganya yang rusak. Waktu nyampe, kirain sebagian udah pulang, soalnya teman2 IRC yg ada cuman sedikit, ternyata memang pada belum datang.. ckckckc dasar jam karet… :D kalo jadwalnya jam 5, berarti datangnya jam 7.

Ternyata IP Warnet Kaisar kena akill juga. Dhandy yg ada di situ sibuk nyariin HTTP Tunnel biar bisa konek pake IP laen tp malah ditolak firewall (firewall rejected). Sementara dia bisa maen karna punya psyBNC yg dia disewa. Kasihan teman2 IRC yang datang dan pengen maen, terpaksa cuman bisa OL di YM.

Sy akhirnya bisa masuk DALnet berkat proxy yg dikasi ama ippank/parakang. Proxy ini selalu sy pake biar gak ketahuan maen di wnet mana. Lagipula vhostnya keren euy gayanaji.com. Nah domain gayanaji.com ini dibeli pake cc orang :D. istilahnya carding. domain + hosting. Jadinya sy juga dapat account email baru anbhar(at)gayanaji.com sama andhy2(at)gayanaji.com. Awalnya sy cuman minta dibikinkan psyBNC aja, malah dikasi account admin nya. yaaa sy pake buat add email baru. Ada yang minat email gayanaji.com ? :D. Sebenarnya tahun 2003/2004 lalu ippank pernah beli domain gayanaji.com dan sy pun dapat account email tapi domain itu mati karna sewanya gak diperpanjang. Baru² ini juga dibeliin domain + hosting anbhar.net tp skrg cuman sy pake buat nyimpan data.

sejak dikasi proxy dari domain tsb, sy jarang make IP digi yang 202.62.18.19. Sekarang klo OL, sy make vhost gayanaji.com


-NickServ- Info for Andhy2:
-NickServ- (Currently on IRC) For extra info: /whois Andhy2
-NickServ- Last seen address : ~Andhy2@gayanaji.com
-NickServ- Last seen time : Sat 09-Dec-2006 20:22:32 GMT
-NickServ- Time registered : Mon 01-Sep-2003 00:25:38 GMT
-NickServ- Time now : Sat 09-Dec-2006 21:29:18 GMT
-NickServ- URL : http://anbhar.net
-NickServ- Email address : andhy2@gayanaji.com
-NickServ- Options: Enforced
-NickServ- *** End of Info ***

padahal biasanya Last seen address : ~black@202.62.18.19 atau kalo pake identd Andhy2 jadinya ~Andhy2@202.62.18.19.

Sepulang dari BTP, di Diginet waktu sy coba maen di komp client, ternyata IPnya juga kena akill. Dan waktu sy !seen di room, ternyata kena akillnya tadi siang sekitar jam 2. wahh musti minta ganti IP neh. Tapi sy liat rusli bisa masuk DALnet, ternyata dia make mIRC ku yang memang terpisah dan sudah sy setting pake proxy gayanaji.com. Tapi untungnya akillnya cuman sebentar, karna tengah malam akillnya udah lepas (biasanya 2-3 hari baru lepas).

Ahh… ginilah chatters… tiada hari tanpa chatting… :

Hari ini dan Rencana yang Batal

Saturday, December 9th, 2006

Beberapa rencana hari ini gagal terealisasi.. hikzz… Rencana ke Polsek batal karena ketiduran. Trus rencana ke acara Ultah Blogfam juga gagal padahal udah sempat singgah di depan, tp gak jadi masuk. Maaf buat teman² blogger semua khususnya yang sudah ngundang. Laen kali kalo ada kesempatan lagi hmm sy pikir² dulu :D.. maksudnya sy usahakan bisa datang hehe..

Ke Kariango

Kemaren waktu sholat maghrib beberapa kali HP ku berdering, ternyata yang nelpon kk di kariango. Setelah nunggu beberapa lama, akhirnya dia nelpon lagi. Dia nyuruh sy ke Kariango malam itu juga karna besok pagi musti diantar ke Mesjid Islamic Center nya Maros (depan Kantor Bupati). Bapaknya Rezky yg biasa ngantar kali ini gak bisa keluar karna bertepatan dengan ultah Kostrad.

 Cobra Sport

Tanpa SIM dan STNK, berangkat ke sana jam 7 lewat. Setelah singgah beli makanan di minimarket bulog dekat oryza dan isi bensin di toddopuli, kali ini bawa motor pelan2 saja. Gara2 gak ada KTP terpaksa menghindar lewat pos 1 dan pos 2, padahal hanya itu jalan masuk yg sy ketahui. Teringat pesan kk klo masih ada pos 3 yg gak dijaga sesudah pomp bensin, akhirnya lewat situ. Lucu juga, soalnya sy dikira anggota. Beberapa anggota menyapa, sy cuman ngangguk. Hehehe.. memang sy pake jaket Cobra Sport punya bapaknya Rezky. Jaket ini dulunya jaket klub motor RX-King yang anggotanya adalah orang Kostrad. Walaupun gak hapal jalanan, sy terpaksa nebak2 jalan mana yg harus sy lalui. Dan beberapa kali dapat jalanan yang ditutup untuk persiapan upacara besok (hari ini). Sy akhirnya inisiatif lewat lapangan sepakbola dan ternyata memang di situlah jalan yg gak ditutup (wahh feeling sy ternyata benar) :D.

 Andi Muhammad Rezky Pratama Rumpang

sampe di rumah ternyata rezky lagi tidur….. dan terbangun karna nangisss.. Semalaman sy gak bisa tidur, jadinya begadang sambil maen PS. Dah lama juga neh gak maen PS. Terakhir maen PS sampai pagi waktu di rumah kk Aris di Dumai. Itupun akhir tahun 2001. Beberapa kali rezky terbangun dan gak bisa tidur. Kemungkinan dia sakit perut. Apalagi tadi dia gak pake minyak telon karna kehabisan. Tiap dia nangis, Ibu terpaksa menggendongnya baru terdiam. Sy juga gak ketinggalan mau menggendongnya. Jadinya sy kena ee` nya. hehehe dia mencret waktu kugendong. Tadi malam 3 kali dia mencret. Mungkin gara2 itu nangis… Subuhnya malah sempat muntah.. Kata orang2 dulu,.. biasanya anak2 kalo sakit kemungkinan pengetahuannya mau bertambah (melo` mattammba paddissengenna). Walaupun udah muntah dan mencret, tapi gak nangis lagi, malah ketawa2 dan pengen merebut stick yg sy pake maen PS.

 Maen PS

Sesudah sholat subuh, waktunya ngantar kk dan langsung pulang ke wnet soalnya malas masuk lagi ke asrama, apalagi jalanan becek dan lagi ada upacara. Sempat singgah di K-10 buat ngopy PC Linux OS sama mpie, tapi gak liat mpie, terpaksa (batal lagi) langsung cabut ke digi. Wah pintu juga terkunci abis dipel, ngantuk lagi… lanjut lagi ke Minasa Upa tidurrr… sampe siangg (menjelang sore).

Potong Rambut

Tadi malam Ibu nyuruh potong rambut, soalnya dia gak suka liat rambutku panjang, Lagipula memang sy juga gak suka panjangin rambut. Rambut gini aja kadang berantakan, apalagi klo panjang :D. Jadinya waktu pulang dari minasa upa, singgah di tukang cukur di Tala`Salapang di depan MAN 1 trus mandi di DigiNet.

umbro yg pengen ke BTN Antara, langsung aja sy nawarin diri temenin, apalagi ada undangan makan2 di BTP dan dia setuju ikut. Tapi sayang gak bisa singgah di acara Ultah Blogfam :(. Padahal sepulang dari BTP, sy udah singgah di depan Kafe Biblioholic, cuman gak enak soalnya bareng teman. Apalagi malam gini kami dapat giliran tugas, gak enak ninggalin teman kelamaan di wnet. Biar gak ngecewain teman di wnet, singgah beli gorengan di toddopuli buat mereka….

Komputernya

Thursday, December 7th, 2006

Baru aja kehilangan dompet, tapi sy tenang² saja. Mungkinkah karna dia?

beberapa hari terakhir sy merasa dekat dengannya. yaaa perasaan lagi berbicara…. :D

mungkin karena akhir2 ini kami sering komunikasi, walaupun karna dia memang lagi butuh bantuanku. Sebenarnya sy udah mencoba untuk melupakannya. Terakhir dia menghubungiku waktu masih bulan Ramadhan. namun 2 minggu ini dia kembali sering sms dan telpon.

Bermula dari sms nya nanyain harga monitor dan ram di mks. Soalnya dia mau ngirim pc buat adiknya. PC yg dia pake waktu kul di JKT. Mungkin dia udah gak terlalu butuh lagi, makanya dia mau ngirimin ke adiknya yg baru masuk kul tahun ini di Unhas. Akhirx dia cuman kirim CPU bersama kamera karna monitor agak rentan lagipula harganya gak jauh beda. PC dan kamera dia titip lewat irsan (teman sekelas dulu waktu STM) yang kebetulan juga abis dari JKT. Dan senin, 27 Nov lalu sy menjemput barang titipan itu di bandara.

Padatnya aktivitas kedatangan (arrival) di bandara membuat pesawat musti antri karna appron bandara gak bisa menampung semua pesawat sekaligus. Sy awalnya khawatir telat menjemput kiriman karna baru nyampe jam 9. Dan waktu nelpon Irsan, katanya dia masih di pesawat dan baru mau parkir. Sekitar jam 10, setelah lama nunggu akhirnya Irsan muncul juga dengan barang bawaannya yg banyak. Berarti sekitar 1 jam sy menunggu. Dan itu juga berarti dibutuhkan waktu ± 1 jam untuk keluar dari terminal kedatangan sejak pesawat landing (mendarat). Wah kayaknya memang benar neh, bandara baru (sebenarnya perluasan bandara dan terminal penumpang dipindahkan) harus cepat diselesaiin biar gak bisa nampung semua pergerakan pesawat. Apalagi Bandara Hasanuddin sejak tahun 2005 merupakan satu dari dua pusat pengendalian lalu lintas udara yang ada di Indonesia, yang satunya adalah JAATS (Jakarta Advanced Air Traffic System). Nah, yang di Bandara Hasanuddin disebut MAATS (Makassar Advanced Air Traffic System) yang mengawasi 2/3 wilayah udara Indonesia yang terletak di bagian timur, sisanya 1/3 wilayah udara Indonesia di bagian barat diawasi oleh Jakarta. Padahal sebelumnya wilayah udara Indonesia dibagi empat bagian yang disebut dengan FIR (Fligh Information Region) dan dikontrol dari Medan, Jakarta, Bali dan Makassar. Hmm… kok jadi menjelasin masalah bandara.. hihihihi (dia juga pernah ngejelasin ttg ini waktu nelpon di bulan ramadhan)

Sorry OOT, nah sekarang BTT…

Anbhar & Edil dekat CPU nya

Nah setelah ngambil barang yang dibawa sama Irsan, sy langsung pulang ke wnet. 2 paket yang terbungkus rapi tersebut terpaksa sy bongkar (tentunya dengan seijin pemiliknya lewat sms). Kenapa sy bongkar? Bungkusan pertama yang berisi CPU mau gak mau memang harus dibongkar soalnya dia pesan agar HDnya di format ulang dan dibuat beberapa partisi buat nyimpan data dia dan adiknya trus diinstall ulang. Selesai nginstall langsung nonton DVD yang dia kirim bersama CPUnya, lumayan bisa nonton 2 Fast 2 Furious Tokyo Drift walaupun gak ada terjemahannya :D. Trus bungkusan yang kedua yang berisi kaset lagu & murottal Al-Qur’an serta kamera digital juga sy buka karna pengen liat kabel apa yg cocok buat kamera digitalnya. Dia minta dibeliin kabel buat kameranya soalnya kabelnya hilang. Lagipula teman² pengen foto² juga. Hasilnya bisa diliat di album Diginet.

Sebelum nginstall komputernya, sempat khawatir juga soalnya drive di hardisknya sy format. Awalnya data di drive E sy pindahkan ke Drive C karna E nya mau sy format. Ternyata data yg pindah baru sebagian, sementara data yang laen yang berisi semua foto²nya belum pindah. Karna terlanjur udah terformat, akhirnya terpaksa pake GetDataBack dan alhamdulillah fotonya balik lagi tapii…. banyak yang rusak… waktu sy kabarin tentang hal itu dia bilang gak apa-apa. akhirnya sy bisa tenang… :D

2 hari yang lalu dia SMS kalo dia belum bisa beli monitor jadi dia nitip CPU nya dulu. Yaaa lumayan bisa dipake dulu :D lagipula masih ada beberapa program yg belum sy installkan. Lagi nyari program yang cocok buat adiknya. Sementara kameranya udah sy antar ke tempat kost adiknya sabtu lalu sewaktu pulang dari Maros (kariango).

Hmmm…. aduhh jadi teringat dompetku lagi…. besok rencananya mau lapor ke samsat…