Memang gak bakat jadi penulis

Klo lagi gak di depan komputer, ada saja hal yang rencanya ingin ditulis di blog. Tp begitu ada kesempatan menulis atau mengetik, semua nya seperti hilang alias lupa.

Tp begitu udah ingat kembali, masalah laen datang lagi, Writing_2
bingung harus mulai dari mana. Hahaha. dasar memang sy gak bakat jadi penulis. Apa sy harus beli buku kiat² sukses jadi penulis? ah kayaknya gak perlu, sy kan gak niat jd penulis sungguhan. Sy cuman ingin curhat lewat blog, menulis apa adanya walaupun susunan kalimatnya gak menarik.

Sy ingat waktu masih SMP di sebuah desa terpencil di daerah Jambi. Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, kami dibagi menjadi beberapa kelompok dan setiap kelompok diberi tugas untuk membuat suatu dialog/percakapan dan menampilkannya di depan guru dan teman² yang laen. Waktu itu sy selalu dipercaya oleh teman² sekelompok untuk membuat skenario percakapannya. Dan tentu juga dengan masukan dari teman². Dan alhamdulillah, dialog yang sy buat menjadi dialog yang terbaik di antara kelompok yang laen. Dan ini tidak terjadi hanya sekali. Begitu juga ketika diberi tugas individu. Bukannya mau nyombong yah hehehe tp memang demikian adanya.

Blog?
Blog_logo2_151x216
Mungkin juga karna jarang pegang buku dan pulpen, sy jd malas nulis. Tahun 2004 lalu seorang teman chatting di Yogya (Mbak Atika) mengenalkan sy blog. Sy pun ikut²an bikin blog. Alhasil jadilah blog pertama ku di blogspot. Tp mungkin memang dasar gak ada minat nulis, yahh sesudah postingan pertama sampe sekarang sy gak pernah posting lagi di blog itu. bahkan passwordnya pun sudah sy lupa. Kemudian tahun lalu muncul kembali keinginan ngeblog waktu sadar ada tambahan fitur blog di Friendster. Faktor laen juga ketika tanpa sengaja nyasar di blog (lebih tepatnya mungkin weblog) priyadi dan keasikan membaca artikel di dalamnya sampe lupa waktu. Hehehehe. Sekarang blog ini menjadi blog kedua ku dan alhamdulillah walaupun gak rutin, belakangan ini sy mulai rajin posting walaupun isinya gak terlalu menarik. Tp bagi yang pernah atau sering mengunjungi blog ini, terima kasih cesss (keluar mi logat aslina eh). Dan klo mau kasi komentar, sorry cess login ki dulu ke friendster.

Buku

Buku
Trus terang, sy kadang pusing klo liat buku yg tebal. Bukannya sy gak suka membaca, toh setiap sy di wnet sy gak pernah ketinggalan baca berita di detik dan juga swaramuslim. Pernah malah semalaman sy hanya membaca artikel² yg ada di situs swaramuslim. Sy cenderung lebih suka membaca di internet dari pada di buku. Ketika seorang teman cewek memberi sy sebuah buku yang lumayan tebal (isinya ±300 halaman), sy pun menulis di blog klo sebenarnya sy nggak terlalu suka baca buku dan lebih suka membaca di internet. Entah kenapa DIA memberi sy buku, mungkin karna DIA tau sy gak suka membaca? Soalnya pagi sebelumnya waktu sy, DIA dan beberapa teman jalan² ke pantai (kebetulan minggu pagi) dan DIA singgah milih² buku ISLAMI serta minta pendapat sy tentang buku yang mana yg bagus, sy bilang ke DIA klo sy sebenarnya gak terlalu suka baca buku. Ehh.. sorenya dia malah bawain sy buku yang dibungkus kertas bercorak bunga berwarna hijau muda (sudah pernah sy posting sebelumnya). Kata teman (yg kebetulan menemaninya waktu beli buku itu), DIA beli  buku itu 2 buah dengan judul yg sama. Satunya untuk DIA sendiri dan satunya untuk saya. Dan pesannya yaitu DIA ingin sy berubah. Berubah? Berubah jadi suka baca buku? hehehe. Buku tsb sekarang dipinjam teman. Entah sudah berapa orang yang udah meminjamnya dan mengatakan buku itu memang bagus. Tapi yg pasti sy sudah membaca semua isinya. Dan sy juga banyak mendapat inspirasi dari buku tersebut.

Satu hal yang mungkin tidak terlalu diperhatikan. Dalam menulis sy Akujarang atau bahkan tidak pernah menggunakan kata ganti orang pertama "AKU" baik itu dalam menulis blog maupun menulis surat kepada teman dll. Tp di blog ini kata ganti orang pertama "AKU" menjadi kategori untuk tulisan tentang diriku.

Hmmm… gak terasa kayaknya tulisan ini sudah terlalu panjang (bagi sy). Apa karna sy merasa tercambuk oleh judul postingan ini sendiri? Sampe² sy gak menyadari karna keasikan.

Leave a Reply