Blog for Life

July 26th, 2007 by andhy2

Internet, dalam perkembangannya sudah mempengaruhi pola kehidupan masyarakat. Di era sekarang ini, internet sudah merambah pada segala bidang kehidupan : Pendidikan, Gaya Hidup, Pergaulan, Informasi, Komunikasi, dan sebagainya.

Blog (web-log), sebagai media yang ikut andil dalam perubahan pola kehidupan masyarakat akibat perkembangan internet, memiliki peranan yang tidak sedikit di dalamnya, baik peranan positif maupun negatif.

Untuk itu diperlukan pengenalan yang lebih mendalam tentang blog itu sendiri beserta segala peran dan kegunaannya kepada masyarakat, terutama generasi muda, untuk menghindari peran negatif, dan menyerap peran positi dari blog (dan internet) itu sendiri.

BLOG FOR LIFE

Oleh karena itu, Komunitas Blogger Makassar, Angingmammiri, sebagai satu-satunya komunitas Blogger di Makassar, sangat mendukung perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di kalangan generasi muda. Sehingga merasa perlu berbagi pengetahuan tetnang internet, Blog, beserta peranannya dalam aspek kehidupan masyarakat.

BLOG FOR LIFE

Seminar dan Talk Show tentang IT dan Blog, beserta peranannya dalam kehidupan.

Laboratorium IT Centre, PTC Square , Makassar

Sabtu, 28 Juli 2007, Pukul 09.00 – selesai
BIAYA PENDAFTARAN : GRATIS

PLUS :

  • SEMINAR KIT
  • SERTIFIKAT
  • LUNCH
  • SNACK
  • DOOR PRIZE
  • QUIZ

Untuk mendukung kegiatan ini, pasang ki' banner Blog For Life di blog ta' masing-masing :

BLOG FOR LIFE

<a href="http://http://www.angingmammiri.org/portal/content/view/219/1/"><img src="http://geocities.com/amar_shadra/blogforlife1.png" border="0"></a>

 

  

Week End di Malino

April 9th, 2007 by andhy2

Tidak ada mandi² di air terjun, tidak ada jalan² ke pohon pinus, apalagi ke kebun teh. Yah…. itulah perjalanan ke malino kali ini. Tidak ingin menyalahkan hujan yang turun sepanjang hari ini, tp karna memang kami ke sana di saat musim hujan belum berakhir.

Perjalanan ke Malino ini adalah untuk ke 3 kali bagi saya. Terakhir kali ke Malino tahun 2004 lalu. Bersama teman² dengan 3 sepeda motor, berangkat pagi dan pulang menjelang sore. Waktu itu kami berangkat tanpa perencanaan, pagi² ketika masih tertidur sy dijemput teman² dan diminta ikut. Dan ketika pulang sy mengalami kecelakaan, sy yang waktu itu dibonceng teman (Anta) jatuh bersama², begitu juga dengan motor. Alhamdulillah gak ada luka maupun lecet. Walaupun waktu terjatuh itu posisi sy paling bawah, kemudian tertimpa anta, dan motor. Gak ada luka, hanya pakaian yang agak kotor, dan motor sedikit lecet. Yahh seperti ada keajaiban.

Sementara pertama kali menginjakkan kaki di Malino yaitu akhir 2002 lalu menjelang bulan Ramadhan bersama kk dan tetangga. Waktu itu nginap di rumah penduduk di daerah yang lebih tinggi. Dinginnya bukan main. Seprai yang seharusnya untuk alas tidur berubah fungsi menjadi selimut.

Acara di Malino kali ini dalam rangka gathering chatters IRC@DALnet #warnet99 dan #makassar. Ini adalah gathering yang ke 3 yang sy ikuti. Beberapa gathering sebelumnya sy gak ikut berpatisipasi karena kesibukan. Di acara kali ini pun sy hampir gak ikut karna walaupun sudah tanggal muda, sy belum megang duit juga.

Tapi memang Allah Maha Pemurah. Rejeki bisa datang tiba², dan akhirnya sy bisa berangkat juga sekaligus bisa membawa motor ke bengkel untuk persiapan ke Malino.

Acaranya sendiri hari Sabtu-Minggu (7/8 April 2007), dan rencana start dari Makassar hari Sabtu sore dan pulang Minggu sore. Rombongan dibagi 2 kloter (kelompok terbang???). Kloter pertama yang rencananya berangkat jam 4 sore dari VirtualNet ternyata berangkat jam 8 malam (katanya lama nunggu makanan) dengan Kijang nya Dhandy. Sementara kloter kedua berangkat ± jam 12 malam dari OryzaNet. Nah sy bergabung dengan kloter ini dan kebanyakan pake sepeda motor + 2 Kijang. Juga ada beberapa rombongan kecil yang gak ikutan kloter yang berangkat kloter 2.

Awalnya sempat pesimis juga berangkat tengah malam, soalnya sabtu sore hujan mengguyur makassar dan sekitarnya. Ternyata hujan hanya sore itu sampai maghrib. Dan ketika berangkat langit cerah dengan cahaya bulan. Ada sekitar 9 motor di rombongan ini, tapi di tengah perjalanan ketika melewati sungguminasa, rombongan terbagi menjadi 3. Rombonga pertama 5 motor (termasuk sy), trus Innova + eko (motor) dan rombongan terakhir yang 3 motor.

Perjalanan dari Makassar sampe bendungan bili-bili memang masih mulus, walaupun ada beberapa jalanan yang rusak. Tapi selepas bendungan, beberapa ruas jalan yang rusak mulai banyak ditemui, ada yang berlubang, becek, dan bekas tanah longsor. Jalanan yang berkelok-kelok dan menanjak terasa asik dilalui beramai². Dan tiba di Villa sebelum jam 2 dini hari. Di sana kloter pertama sudah menunggu dan sebagian sudah istirahat. Motor langsung parkir di bawah Villa yang berupa rumah panggung, kemudian membersihkan kaki yang penuh dengan lumpur dan menunggu anggota rombongan yang belum nyampe.

Setelah semua rombongan tiba, selanjutnya berkumpul di dalam Villa untuk makan. Nasi kuning yang merupakan makanan favoritku, kali ini tidak sy habiskan. Bukan karena tidak enak, tapi karna gigi graham sebelah kiri tiba² sakit. Setelah selesai makan, semua rombongan kembali berkumpul untuk menyampaikan rencana kegiatan besok pagi serta memperkenalkan diri. Dalam sesi perkenalan ini, banyak nama² baru yang tidak sy kenal beserta dengan nicknya. Mungkin karna beberapa minggu ini saya jarang OL di IRC. Ada juga kejadian lucu di sesi ini, seperti ulah IcHaL dan Dhandy yang tukaran nama.

Setelah acara perkenalan selesai, peserta bubar dan sy sendiri sama edil memilih istirahat. Walaupun hawa dingin tidak terlalu menyengat malam itu, tetap saja sy make 2 lapis baju + jaket untuk antisipasi dingin di subuh hari. Entah berapa jam sy tertidur, ketika terbangun di pagi hari dan tidak sholat subuh, ranjang yang hanya cukup 3 orang diisi 4 orang yang tidur dengan gaya pistol. Sy yang masih mengantuk milih bangun dan cuci muka.

Pagi² langit mulai mendung, ketika kami ngobrol di pos depan villa. Tidak lama kemudian hujan turun. Jam dinding menunjukkan jam 10 lewat tapi hujan belum reda, dan akhirnya agenda ke Air terjun dibatalkan. Menyusul kemudian rencana ke kebun teh, pohon pinus, dan pasar Malino untuk beli jajanan khas malino pun dibatalkan karena hingga siang hari hujan belum reda. Setelah sholat Dzuhur, sekitar jam 1 lewat sy berencana start duluan untuk pulang. Dan ternyata beberapa teman yang lain memang juga sudah ingin pulang. Akhirnya sebagian besar teman² pun memajukan jadwal pulangnya. Di tengah guyuran hujan deras, rombongan pun pulang semua.

Di perjalanan sempat singgah ketika melihat seseorang terbaring di pinggir jalan. Setelah singgah bertanya kepada orang di sekitar situ, ternyata orang yang terbaring tersebut orang mabuk yang kecelakaan, dan dibiarkan saja terbaring dan jadi tontonan di tengah guyuran hujan. Kami sengaja singgah, siapa tau yang kecelakaan tersebut adalah salah satu rombongan kami yang berada di barisan terdepan, ternyata kami yang berjumlah 3 motor yang terlalu cepat dan terpisah dari teman² yang masih berada di belakang. Tidak lama kemudian dalam perjalanan satu persatu anggota rombongan lainnya menyusul.

Juga sempat singgah di Bendungan Bili-Bili ± 10 menit dan kemudian kembali melanjutkan perjalanan pulang setelah semua rombongan bergabung. Dari sini rombongan kembali mulai ngebut² dan terpisah, sementara hujan belum berhenti. Dan ketika memasuki Sunggu Minasa, sy hanya beriringan dengan Ippank (parakang) sampai memasuki Makassar dan terpisah ketika dia berbelok ke Emmy Saelan menuju OryzaNet sementara sy lurus di Alauddin menuju DigiNet dan disambut suara Adzan Ashar dari komputer OP yang terpasang program Shollu.

Walaupun ada beberapa rencana di Malino yang batal, setidaknya sy bisa bertemu muka dengan teman² chatters yang selama ini hanya ketemu di dunia maya. Dan juga kembali bertemu dengan rekan² senasib untuk berbagi cerita.

Mudah²an gathering² selanjutnya bisa berjalan lancar…Amien…

NB: foto² menyusul

Pemusiran Kampung Halamanku

March 27th, 2007 by andhy2

Jam sudah menunjukkan setengah dua, sy masih duduk di depan komputer. klik sana, klik sini, scroll ke bawah dan ke atas dan mata tetap fokus ke monitor. Sesekali mengetikkan beberapa kata untuk sekedar menanggapi teman² yg masih chatting di IRC. Selanjutnya kembali memainkan mouse.

Lama-kelamaan rasa bosan muncul juga. Bosan browsing dan baca berita yang sama di tempat yang sama, baca berita gak diupdate, chatting dengan orang² yang sama, dan bosan dengar bencana yang silih berganti datang.

Tiba² teringat dengan kampung halamanku. Gimana keadaannya sekarang? pasti jauh berubah, apalagi pertengahan 2005 lalu hampir habis dilalap si jago merah.

Akhirnya jari² tangan ini kembali bergerak membuka halaman google dan mengetikkan kata kunci “Nipah Panjang”. Nipah Panjang adalah nama kecamatan desa kelahiranku, sementara desa kelahiranku sendiri bernama Pemusiran. Ternyata kata Nipah Panjang ada banyak juga yah :D. Banyak juga berita kriminal, apalagi ada yang pernah menjulukinya sebagai sarang perompak.

Perjalanan ke Nipah Panjang
Nipah Panjang adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Provinsi Jambi yang terletak di pesisir timur pulau Sumatera. Dulunya berada di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) yang beribukota di Kuala Tungkal. Namun sejak tahun 1999, Tanjung Jabung dimekarkan menjadi Tanjung Jabung Barat (Ibukota tetap Kuala Tungkal) dan Tanjung Jabung Timur (Ibukota Muarak Sabak). Mungkin karena keduanya berada di pesisir pantai, angkutan yang umum digunakan adalah angkutan laut.

Letak Kecamatan Nipah Panjang dilihat pake SatelliteMapnya Google

Ada beberapa alternatif jalur untuk bisa sampai di Nipah Panjang. Bisa melalui Kuala Enok di Kab. Inhil Riau yang memang berbatasan dengan Prov. Jambi. Bisa juga melalui Ibukota Provinsi Jambi yaitu Kota Jambi. Kuala Enok adalah salah satu daerah di Riau yang disinggahi oleh Kapal Pelni. Bila dari Makassar, bisa langsung ke daerah ini menggunakan kapal Pelni. Dari Kuala Enok perjalanan ke Nipah Panjang menggunakan Kapal Motor kayu yang bernama Pada Idi (bugis banget, :D). Biasanya berangkat Kamis malam, menelusuri pesisir timur pulau Sumatera dan tiba subuh hari di Nipah Panjang.

Bila dari Kota Jambi, ada beberapa alternatif transportasi yang bisa digunakan untuk sampai ke Nipah Panjang. Jalur sungai dan darat. Kalo lewat darat kayaknya masih kurang yang menggunakannya soalnya agak jauh juga mutar. Jalur kedua menyusuri sungai Batanghari, sungai yang terpanjang di pulau Sumatera. Jalur sungai pun ada 2 alternatif.

Pertama, jalur lambat. Menggunakan kapal tongkang yang digandeng oleh Kapal bermesin. Jadi sebenarnya ada 2 kapal, keduanya kapal kayu. Kapal tongkang ukurannya lebih besar berfungsi sebagai tempat barang dan penumpang, sementara Kapal yang bermesin sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan kapal. Jika Kapal bermesinnya berukuran besar (ada juga ukuran kecil dan sedang), sebagian penumpang mengambil tempat di sana. Kapal ini biasanya buang sauh/jangkar (parkir) di tengah² sungai Batanghari yang lebarnya ±300 m di sekitar Pasar Angso Duo. Untuk mencapai Kapal, kita musti nyewa perahu yang rata² ukurannya besar karna memang biasanya digunakan buat ngangkut barang. Kapal ini berangkatnya menjelang malam, dan biasanya nyampe di ponton (pelabuhan) Nipah Panjang di subuh hari.

Sy pernah mengalami musibah waktu pertama kali naik Kapal ginian.

Waktu itu pertengahan tahun 1992 (Juni-Juli) sepulang dari Palembang. Karna sudah sore baru nyampe di Jambi, sementara speedboat sudah gak ada yang menuju Nipah Panjang, terpaksa menggunakan Kapal. Waktu itu musim liburan jadi Kapal penuh dan kami sekeluarga hampir tidak dapat tempat. Beruntung ada penumpang yg sama² orang bugis, memberikan sebagian tempatnya.

Menjelang subuh hari, Kapal yang kami tumpangi bertabrakan dengan kapal pinishi di sekitar persimpangan yg terkenal keramat. Di sekitar persimpangan itu ada makam keramat Rangkayo Hitam, Raja Kerajaan Jambi. Akhirnya salah satu dari 2 kapal yang kami tumpangi tenggelam, yaitu kapal yang bermesin. Beruntung ada penumpang yang dengan cepat memutus tali yang menghubungkan Kapal tongkang dengan kapal yang bermesin, klo tidak, bisa² kapal tongkangnya juga ikutan tenggelam.

Waktu itu kami sekeluarga ada di kapal tongkang, jadi Alhamdulillah kami selamat. Karna kejadiannya tengah malam menjelang subuh, banyak yg tidak bisa menyelamatkan diri, terutama yang berada di kapal bermesin. Yang sy ingat, peristiwa itu menelan 27 korban jiwa. Sy sendiri waktu itu masih kecil dan sedang tertidur. Ibuku bahkan mengira sy ada apa² karna atap kapal di atas kami rubuh waktu penumpang berlompatan menyelamatkan diri. Dan ketika sy terbangun semuanya gelap karna listrik di kapal mati dan samar² sy bisa melihat barang² yang terapung² di sungai Batanghari di sekitar kapal tongkang. Kapal tongkang akhirnya menepi dengan sendirinya walaupun tanpa mesin (mungkin karna arus atau angin). Barang² seperti indomie yang diangkut kapal tongkang akhirnya jadi korban penjarahan penumpang yang lapar.

Ketika hari mulai terang, kami sekeluarga mungkin menjadi salah satu yang paling duluan meninggalkan TKP. Waktu itu kebetulan memang ada speedboat yang dibonceng di belakang kapal sejak dari Jambi. Dengan speedboat itulah kami melanjutkan perjalanan. Keluarga di Nipah Panjang dan Pemusiran yang tau klo kami ada di Kapal itu sempat khawatir juga. Dan alhamdulillah kami semua selamat, walaupun kening Ibu tergores kena runtuhan atap.

Kedua, jalur cepat. menggunakan mobil + speedboat. Mobil untuk mencapai pelabuhan speedboat yang berada di Suak Kandis dengan lama perjalanan ±1,5 jam dari kota Jambi. Nah perjalanan dengan speedboat akan dimulai dari Suak Kandis ini. Begitu juga sebaliknya, bila dari Nipah Panjang menuju kota Jambi, Suak Kandis merupakan tempat perpindahan moda transportasi sungai (speedboat) dan darat (mobil) :D. Di Suak Kandis juga speedboat untuk menuju ke kecamatan lain berkumpul.

Entah sejak kapan speedboat musti singgah di Suak Kandis. Padahal dulu waktu sy masih SD (seingat saya), perjalanan dari Nipah Panjang ke kota Jambi hanya ditempuh dengan speedboat. Dan biasanya speedboat akan singgah buat ngisi bahan bakar di SPBU dan warung terapung yang ada di tepian sungai Batanghari. Penumpang biasanya turun untuk sekedar melepaskan kekakuan pada persendian setelah duduk sekian lama atau buang air di wc umum terapung atau makan makanan yang disediakan di warung terapung tersebut.

Saran bagi yg baru pertama kali naik speedboat “jangan duduk di bagian depan, karna goncangannya lebih keras, terutama jika air sungai berombak”.

Sy teringat cerita guru sejarah di SMP yang berasal dari Ujung Pandang (Makassar) waktu baru pertama kali ke Nipah Panjang dari Jambi. Waktu mau naik speedboat, dia langsung milih tempat duduk di bagian depan karna kebiasaan klo naik mobil duduk di depan bisa melihat² dengan bebas. Ternyata duduk di bagian depan sangat menyiksa karna speedboat selalu terguncang bila kena ombak.

Lama perjalanan speedboat dari Suak Kandis ke Nipah Panjang ±2 jam tergantung arus sungai. Jika air sungai pasang, speedboat akan melawan arus dan otomatis perjalanan akan lama. Begitu juga dgn sebaliknya.

Ketika memasuki wilayah Nipah Panjang dari arah selatan kita akan menyaksikan di tengah sungai yang lebarnya ±1 Km ada gundukan daratan yang di atasnya berdiri SPBU dan pabrik² pengolahan es balok. Dan kita bisa menyaksikan kendaraan sungai yang lalu lalang, mulai dari perahu, pompong (ketinting), kapal troll, sampai speedboat. Bisa juga disaksikan deretan kapal² kayu yang parkir di sepanjang pinggiran sungai.

Suatu pemandangan yang tidak pernah lagi sy saksikan sejak meninggalkannya 8 tahun silam.

Nipah Panjang ke Pemusiran
Nipah Panjang dan Pemusiran berada di muara sungai yang langsung berhadapan dengan Laut Cina. Hanya saja, dari Nipah Panjang tidak bisa langsung melihat laut karena terhalang oleh gugusan pulau² kecil. Sementara dari Pemusiran kita bisa langsung melihat laut. Jarak dari Nipah Panjang ke Pemusiran sy tidak tau pasti. Tapi ada beberapa alat tranportasi yang menghubungkan kedua daerah yang merupakan Kecamatan dan desa tsb. Dan semuanya musti melewati sungai. Bisa naik sepeda atau sepeda motor tp musti menyeberang sungai yang cukup lebar. Sungai ini adanya di Desa Pemusiran. Lebarnya sekitar 50-60 meter (gak pernah diukur seh, cuman diperkirakan :d). Klo naik sepeda ±1 jam perjalanan. Itu dulu, waktu jalanannya masih jelek. Kabarnya sekarang jalanannya udah bagus.

Klo naik speedboat ± 30 menit. Trus klo naik kapal bermesin/pompong (di makassar sejenis ketinting) sekitar 1 jam. Nah klo naik speedboat atau pompong ada 2 jalur. Bisa lewat dalam yaitu melalui sungai kecil dan bisa juga lewat luar yaitu melalui laut.

Inilah jalur sungai dan laut yang menghubungkan Kecamatan Nipah Panjang dan Desa Pemusiran

Perjalanan Lewat Dalam
Perjalanan dari Nipah Panjang ke Pemusiran jika menggunakan jalur dalam, kita akan kembali ke arah selatan (arah ke Suak Kandis/Jambi) sampai di ujung selatan wilayah Nipah Panjang dan berbelok ke kanan di sungai kecil yang lebarnya 10-20m. Tidak jauh dari Muara sungai kecil tersebut (masih di wilayah Nipah Panjang), di sepanjang kiri dan kanan sungai akan dapat disaksikan pembuatan perahu, kapal kayu, mulai dari ukuran kecil hingga yang besar secara tradisional.

Jika memilih jalur ini, harus mempertimbangkan keadaan air. Jika keadaan air surut, air sungai akan dangkal dan pengguna jalur ini harus hati-hati jangan sampai kandas. Sungai kecil ini berujung di Sungai Pemusiran, dan untuk mencapai Pemusiran harus kembali menyusuri sungai Pemusiran ke arah utara di mana Desa Pemusiran berada.
Menyusuri sungai Pemusiran dapat disaksikan di kiri-kanan rimbun pepohonan dan semak² serta pohon nipah di pinggir sungai yang sepertinya belum terjamah manusia. Kadang juga dijumpai kera yang melompat² di pohon PEDADA (pohon yang banyak di pinggiran sungai). Hampir tidak dijumpai rumah di pinggir sungai sampai berada di sekitar parit 5 (tentang Parit 5 dan parit yang lainnya di postingan berikutnya).

Setelah melihat ada rumah di pinggiran sungai, berarti desa Pemusiran sudah dekat, dan setelah melewati sungai yang agak meliuk di parit 4, dari kejauhan dapat dilihat rumah² penduduk di pinggir sungai. Jika dulunya masih banyak rumah² yang berada di atas sungai dan membelakangi sungai, sekarang sudah berkurang seiring dengan erosi/pengikisan oleh air sungai yang membuat sungai semakin melebar. Jadi sekarang sebagian besar rumah menghadap ke sungai (timur). Sambil menyusuri sungai, dapat disaksikan orang² yang berjalan di jalanan yang terbuat dari papan. Yaahhh. Sebagian besar jalanan di Desa Pemusiran terbuat dari papan yang bahkan sudah berumur belasan tahun.

Pelabuhan di Desa ini lebih dikenal dengan nama Bong, juga terbuat dari kayu. Entah sekarang setelah kebakaran pertengahan 2005 lalu.

Perjalanan Lewat Luar
Perjalanan lewat luar berarti perjalanan melewati pinggiran laut. Dari Nipah Panjang perjalanan dimulai dengan mengarahkan kendaraan ke arah utara. Wilayah Nipah Panjang utara ini (yang lebih dikenal Nipah Panjang I) dikenal sebagai daerah nelayan bugis, karna banyak orang Bugis yang berprofesi sebagai nelayan yang tinggal di daerah ini. Di ujung wilayah Nipah Panjang ini, terdapat kumpulan kelelawar yang dapat diliat bergelantungan dari pinggiran sungai. Kelelawar² ini terbang di sore hari untuk mencari makan ke penjuru desa, bahkan sampai melewati desa Pemusiran.

Selama perjalanan menyusuri pinggiran laut, di sebelah kiri hanya dapat diliat hutan, sementara di sebelah kanan sebuah pulau yang tidak berpenghuni. Kabarnya pulau ini sudah dilirik investor dari luar negeri untuk dijadikan tempat pengolahan ikan segar. Setelah benar² berada di laut, pulau di sebelah kanan sudah terlewati dan dari kejauhan dapat dilihat muara sungai Pemusiran dan rumah penduduk. Tapi dari sini pompong atau speedboat tidak boleh langsung potong kompas ke muara sungai Pemusiran. Kenapa? Karena ada hamparan pasir yang melintang di atas laut tersebut yang disebut gusung. Jika air laut pasang tinggi, pompong atau speedboat bahkan kapal motor bisa langsung lewat di atas gusung tersebut. Namun jika air laut tidak terlalu tinggi, sebaiknya mutar sampai ujung gusung tersebut, karna jika nekat melintas di atas gusung tersebut, bisa² kandas. Jika air laut surut, hamparan pasir ini dapat dilihat. Biasanya nelayan sudah hapal kapan bisa melintas di atas gusung dan kapan tidak, serta tau di mana tempat untuk berputar di ujung gusung tersebut.

Jalur yang dilalui ketika akan memasuki muara sungai Pemusiran dari Nipah Panjang

Setelah memasuki wilayah sungai Pemusiran, di tengah² muara sungai dapat disaksikan alat penangkap ikan yang dipasang nelayan yang dikenal dengan nama Togok (seperti yang ada di tengah² sungai Tallo). Di tempat ini dulu sy sering memancing dan sangat banyak ikan karna berada di dekat laut. Sebenarnya desa yang berada di muara sungai ini adalah Desa Teluk Kijing Luar. Namun kabar dari keluarga di Pemusiran mengatakan kalo Teluk Kijing Luar dan Pemusiran sudah dilebur menjadi Desa Pemusiran. Di sekitar muara sungai pula terdapat SPBU tepatnya di seberang desa (berada di sebelah kiri). Selanjutnya tinggal menyusuri sungai sampai ke pelabuhan (Bong) atau tergantung di mana anda ingin turun karna di sepanjang pinggiran sungai bisa menjadi pelabuhan.

Bagaimana dengan kendaraan darat? Walaupun pernah beberapa kali naik sepeda bersama teman² sy masih kurang hapal jalurnya. Setidaknyada ada 3 jalur jika menggunakan sepeda atau motor. Dan dari Desa Pemusiran terlebih dahulu harus menyeberangi sungai.

Kucingku

February 24th, 2007 by andhy2

Mampir ke rumah lama :). udah sebulan lebih (ampir 2 bulan yah :D) gak mampir ke sini setelah pindah ke rumah baru di blogspot. Setelah hampir 2 tahun ngeblog di sini, rasanya masih gak rela klo musti ninggalin sepenuhnya. Jadi sy masih usahakan buat singgah :D.
Sekarang lagi kehabisan ide. Sebenarnya ada beberapa topik yang pengen sy tulis di blogspot, tp kehabisan ide musti mulai darimana. Apalagi klo udah di depan komputer… semuanya seperti hilang. Lagi cari referensi lagi buat nulis tp dah jarang keliling makassar. Masih setia di warnet, malas jalan² keluar. Kalopun keluar, palingan ke maros buat ngunjungin my lovely nephew (Rezky) dan my pet (manis = kucing kesayanganku). Itupun seminggu sekali :D.

My Pet
Namanya manis (nama pasaran :D) sebenarnya salah diberi nama sama Kakak, soalnya kucing jantan. Gara² waktu kecil gak tau jenis kelaminnya (jantan apa betina yah) dipanggil aja manis. Sebenarnya dulu waktu masih kecil, ada 4 bersaudara, tp saudaranya udah mati semua. Semua dapat dari pasar, kayaknya dibuang ama orangnya.
Awalnya km (my family) gak mau meliharanya, apalagi ada 4 ekor, trus waktu itu km udah punya kucing juga. Beberapa kali kucing itu (4 ekor) dibawa ke tempat yang jauh, anehnya keesokannya pasti udah ada di depan rumah, padahal mereka masih kecil². Akhirnya, walaupun udah punya kucing peliharaan, yg 4 ekor ini tetap diberi makan juga walaupun belum dipelihara. Ternyata Allah punya kehendak kami memeliharanya. Hari pertama Ramadhan tahun 2002, kucing hitam peliharaanku mati. Lama kelamaan, ke 4 kucing kecil itu jadi peliharaan kami juga. Si manis (yg skrg sy pelihara) adalah salah satu dari 4 kucing kecil itu. Si manis kecil sangat pendiam (tidak lincah) tidak seperti saudara²nya. Sy masih ingat waktu kecil kaki kanannya sakit, jadi gak selincah saudara²nya. Sampe sekarang setiap duduk, si manis pasti menjulurkan kaki kanannya ke depan.

Dulu klo malam, manis punya kebiasaan tidur di dekatku. Kadang dia naik ke perutku tidur, apalagi kalo dia kedinginan. Klo kepanasan dia sering baring telentang (kedua tangannya lurus ke atas kepala, kedua kakinya menjulur ke bawah). Tapi kebiasaan itu udah gak pernah sy liat lagi sejak sy jarang di rumah.

Minggu lalu kontrakan di emy saelan udah habis. seminggu sebelumnya (2 minggu yg lalu) barang² udah dipindahin ke asrama di maros. Ibu, Kakak dan suaminya & rezky sekarang tinggal di sana. Gak ketinggalan waktu mindahin barang, si manis (kucingku) juga ikut migrasi. Tapi karna mobilnya gak muat. si manis ikut naik motor bersama Ibu yg sy bonceng. Sepanjang perjalanan, kami jadi perhatian. Soalnya si manis digendong, gak dimasukin ke dalam dos.

Jum`at kemaren baru aja dari Maros, berangkat sore sesudah sholat ashar, dan pulang sesudah sholat maghrib. Ternyata setelah 2 minggu di sana, kucing ku bertambah gemuk. Gimana gak? makannya selalu tersedia, beda waktu di emy saelan karna sering ditinggal sendiri di rumah.

Migrasi

January 21st, 2007 by andhy2

Pindah..pindah..pindah….

Setelah sekian lama blogging di friendster, memasuki tahun 2007, sy mencoba migrasi ke blogspot. Keinginan untuk migrasi sebenarnya udah ada sejak pertengahan tahun lalu saat melihat beberapa kekurangan di blog friendster. Walapun sebenarnya accountku di blogspot udah ada sejak tahun 2004, namun 2 tahun lebih sy tidak pernah posting di sana.

Ternyata bukan hanya di blogspot sy mempunyai account, tp juga di blogdrive yang juga sama² penyedia layanan blog gratis. Dan sy terdaftar di keduanya sejak tahun 2004. Account di blogdrive secara tidak sengaja ketemu waktu sibuk cek email nyari pass blogspot. Sampai akhirnya sy bingung sendiri, milih blogspot atau blogdrive.

Setelah mencoba dan melihat² fiturnya, akhirnya pilihan jatuh ke blogspot. Apalagi sekarang udah upgrade ke versi New Blogger.

Sy gak akan ngucapin selamat tinggal di sini, karna mungkin sekali² sy akan tetap singgah di blog ini.

My Blogspot

Selamat Tahun Baru 2007

January 1st, 2007 by andhy2

Sebelumnya sy ingin ngucapin Selamat Menyambut Tahun Baru 2007 kepada rekan² blogger dan netters semua.

Tahun baru yang kelabu (bagiku). Rencana tahun baru bersama teman² batal gara² motor. Tiba² aja motorku gak bisa nyala. Baru kali ini tuh motor bermasalah.

Perjalanan ke Kariango

Kemaren setelah Sholat Ied dan ke rumah Anha, langsung pulang ke digi buat lanjutin postingan yang kemaren. Setelah semua beres, dan perlengkapan yang mau dibawa udah lengkap, berangkat jam 11 lebih dikit dan lewat Tamalate dekat pasar untuk beli pisang pesanan ibu tadi malam. Gara² ban motor udah gundul dan jalanan sebagian masih basah, beberapa kali motorku slip. Alhamdulillah gak sampe jatuh. Gara² liat orang ngebut, yah pengen ngebut juga, akhirnya waktu nyampe di kompleks perhubungan udah masuk waktu zhuhur. Singgah di mesjid di seberang markas pemadam kebakaran bandara buat sholat berjamaah dan sampe di rumah dengan selamat. Setelah makan pisang goreng, tertidur sampe menjelang maghrib, untungnya masih sempat sholat ashar.

Sebenarnya kk ngajakin sy ke GOR di kompleks Kostrad buat acara tahun baru karna di sana ada Band Power Metal (JKT) manggung, lagipula ibu khawatir klo sy pulang malam². Tapi karna sy pengen ngumpul sama teman², sy tetap mau berangkat malam itu. Setelah sholat maghrib, keasyikan nonton ternyata udah mau masuk waktu Isya. Rencana yang tadinya berangkat sesudah sholat maghrib diundur sesudah sholat Isya. Jam 8 lewat, sy pun pamitan sama Ibu sementara kk udah pergi nonton bareng suaminya.

Ada yang aneh waktu sy mau nyalain motor, kok kick starternya keras banget. Lama distarter gak mau nyala². Sempat nyala tapi cuman sebentar trus mati lagi. Setelah bongkar businya hasilnya tetap sama aja. Waktu nyium bensinnya, sy agak curiga soalnya kok baunya gak terlalu nyengat. Wah jangan² bensinnya tercampur sama air. Mungkin tercampur waktu kehujanan? Rasanya gak mungkin. Saya sih curiga jangan² dari SPBU nya memang udah tercampur air. Apalagi dulu pernah waktu isi bensin di SPBU yang sama, motorku juga tiba² mati di jalanan, dan baru nyala setelah distarter berkali-kali. Saya memang jarang isi bensin di SPBU situ.

Akhirnya saya nyerah juga. Mantel yang sy pake buat jaga² sapa tau kehujanan di jalanan pun terpaksa sy lepas lagi. Ganti pake sarung dan baju singlet biru, sy ambil posisi baring di depan TV sambil nonton sherina dan lanjutin Spiderman 2. Sekali² liat jam, ternyata gak lama pergantian tahun. Akhirnya Tahun 2007 yang dinanti datang juga waktu asyik nonton spiderman. Dan baru nyadar waktu udah lewat 10 menit. Hehehe gak sempat menghitung mundur……

KK dan suaminya datang nemenin nonton Spiderman. Tiba² lampu padam waktu Spiderman berantem ama Doc Ock di air … arghhh… bikin jengkel….. pas lagi seru²nya lampu padam lagi. Mana seharian ini sinyal gak ada lagi. Beberapa kli mau nelpon gak bisa. Yang bunyi cuman tut tut tut tut. Mau cek pulsa pun gak bisa, katanya masalah jaringan. Bener² kayak terisolasi. Mau nonton listrik padam, mau nelpon gak ada sinyal, mau internetan? Apalagii… Sebenarnya tadi sekitar jam setengah sembilan sempat ada telpon dari teman, tp pas lagi HP ku lowbet, akhirnya terputus. Setelah dites berkali² gak bisa lagi. Sinyalnya kadang² muncul trus hilang lagi. Dengan sedikit jengkel, akhirnya bisa tertidur juga.

Sore tadi baru ngecek motor karna seharian juga masih hujan, jadi malas ngapa²in selain di depan TV. Bapaknya rezky bantuan bersihin businya. Ternyata memang businya basah terus dia juga udah kuras sebagian bensinnya. Setelah beberapa kali dicoba, akhirnya bisa nyala juga, tp kadang kayak terputus. Kayaknya memang udah mau masuk bengkel. Maklum udah 2 bulan blum diservis. Seperti kemaren, rencana pulang setelah maghrib diundur lagi sesudah Isya gara² keasyikan nonton. Dan akhirnya, setelah sholat dan Isya dan jam udah nunjukin jam 8, sy pun berangkat dengan sedikit rasa khawatir, jangan² nanti mesinnya mati lagi.

Sampe di lampu merah Daya, tiba² hujan deras turun. Untungnya udah pake celana anti air, trus jaket anti air juga tp tas masih di luar, terpaksa singgah pake jaket mantel buat nutupin tas. Liat motornya Dhandy di dookienet, sy singgah di

sana

waktu masih hujan. Ternyata dia lagi tidur, akhirnya sy cuman di luar nunggu hujan reda apalagi basah.

Akhirnya sampe juga di diginet dengan selamat dan dalam keadaan lapar. Langsung ke atas (lantai 3) buat beresin barang dan nonton. Baru aja nyalain TV ternyata berita buruk udah menanti. Baru aja pergantian tahun, alias hari pertama di tahun 2007, kabar buruk udah datang. Katanya pesawat Adam Air jurusan Jakarta-Surabaya-Manado hilang di sekitar Sulbar-Toraja. Wuihh bulu kudukku langsung merinding pertama baca berita itu di MetroTV. Setelah beresin barang 2 bungkus indomie yang udah dimasak + 1 bungkus nasi yang dibeli di sarla depan warnet menemaniku sambil posting ocehanku hari ini.

Ya.. Allah, sampai kapan cobaan kau berikan kepada negara ini… kami tahu, Engkau tak akan memberikan cobaan di luar dari kemampuan kami.

Teman² lanjutkan doa nya… ndak ku tau apa lagi mau kubilang… :D

Selamat Hari Raya Idul Adha 1427 H

December 30th, 2006 by andhy2

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar 3x Laa Ilaaha Illallaahu Allahu Akbar, Allahu Akbar Wa Lillahilhamd

Alhamdulillah walaupun dengan cuaca yang kurang bersahabat, akhirnya bisa Sholat Ied juga. Gara² beberapa hari ini hujan mulu, beberapa rencana tertunda kalo gak bisa dibilang batal…

Batal lebaran sama keluarga

Sempat bingung waktu tau klo di Arab Saudi lebarannya hari Sabtu. Klo lebaran hari sabtu berari Puasa Arafahnya haru Jumat dong. Tapi di Indonesia lebarannya hari Minggu, jadi puasa Arafahnya hari Sabtu, sementara jamaah haji udah wukuf di arafah hari Jumat. Jadi bingung, ngikutin yang mana yah, puasa arafah hari Jumat atau Sabtu yah? Akhirnya gak ada yang jadi. Tahun ini batal puasa arafah gara² bingung milih.

Lebaran Idul Adha kali ini rencananya ingin lebaran bersama Ibu dan Kakak di Kariango. Kemaren sore semua perlengkapan udah disiapin, tinggal berangkat. Rencananya sesudah sholat maghrib baru berangkat ke sana. Namun apa daya, cuaca gak mendukung, hujan deras turun waktu mau berangkat, akhirnya batal (ditunda). Teman yang mau pulang ke Takalar pun batal gara² hujan deras. Akhirnya cuman nelpon ngabarin klo gak bisa datang, dan rencananya sesudah Sholat Ied baru ke sana.

Warnet Sepi

hari ini wnet sepi, mungkin karna pada pulkam atau persiapan lebaran besok, lagipula hujan mulu jadi kemungkinan juga pada malas keluar. Mumpung lagi gak ada kerjaan, komputer yang kemaren mau diperbaiki sy bongkar lagi, mau ganti powersupply nya tp susah dapat yg cocok. Yaaa namanya juga built up, terpaksa pake sistem kanibal. Sambil makan jalangkote, bakara` goreng, dan pisang goreng yang tadi dibeli di depan salemba, akhirnya selesai juga nginstallnya. Ketiduran di dekat komputer dan makanan yang masih berantakan dan terbangun jam setengah enam.

Sholat Ied di UIN

Setelah mandi dan sholat subuh, siap² berangkat Sholat Ied. Liat langit, kayaknya mau turun hujan nih. Rencana awal sholat Ied di Lapangan UIN Alauddin terpaksa dipindahkan karna tiba² hujan turun. Akhirnya Sholat Ied dipindahkan ke Auditorium. Alhamdulillah dapat shaf kedua dari depan tepat di depan mimbar. Dr. Salahuddin, M.Ag. yang juga dosen di UIN menjadi penceramah dengan judul Membangun Kekuatan Spiritual dan Sosial Melalui Pemahaman Makna Simbolik Haji dan Qurban. Ternyata sesudah Sholat Ied hujan mulai reda tp masih gerimis. Untungnya ada Pak Ardi -yang punya tempat foto copy di dekat warnet- bawa mantel. Akhir bertiga dengan dekul pake mantel biar gak basah.

Baru aja nyampe langsung nongkrong di depan komputer, chatting… Gilaa… om arie gamuk… semua penghuni chan #warnet99 dikick semua. Untungnya scriptku lagi aktif. Jadi, biarpun dikick ban tetap bisa masuk. Baru aja mau posting postingan yg ini, tiba ada telpon dari Anha, dia manggil ke rumahnya di Ablam buat makan ketupat sama ayam. Alhamdulillah, akhirnya ada juga yang ngajakin makan. Kebetulan lagi lapar neh. Tanpa sungkan² dan malu² bertiga dengan lukman dan dekul, kami makan dan cuman menyisakan sepotong ketupat :D…. hehehehe laparrr euy….

Teman² di oryza ngajakin tahun baruan di basecamp nanti malam. Sekarang mau ke Kariango dulu gara² tadi malam gak bisa berangkat, dekul juga udah mau pulang ke Takalar. Syukurlah sekarang cuaca cerah, mudah²an nanti sore gak hujan biar bisa ngumpul sama teman² di oryza. Mungkin ini postingan ku yang terakhir tahun ini. Dan sampai jumpa di postingan berikutnya tahun depan…

Selamat Tinggal Tahun 2006, dan Selamat Datang Tahun 2007…. Mudah²an tahun 2007 lebih baik dari tahun² sebelumnya…..

Buat umat Muslim.. Selamat Hari Raya Idul Adha…. Selamat berqurban semoga dengan berqurban, melatih kita untuk rela berkorban dan ikhlas karna Allah serta mari jadikan berqurban sebagai momentum untuk melepaskan diri kita dari sikap kebinatangan (jika ada :P)

Dompetku Kembali

December 26th, 2006 by andhy2

Minggu malam, jam 9 lewat waktu lagi asyik edit profile di friendster tiba2 HP berdering… ternyata telpon dari K Ancu (KA)

A : Halo, salam lekum
KA : walekum salam, ding.. angkai dompetmu di bolae
A : (kaget) o… tegaki` dapat` i
KA : Poleka` malai..angka telpokka`
A : o0o.. iyye, cina`pi u jokka di Minasa Upa, angka mopa tau maccule
KA : sudahmi pale`…. (telpon tertutup)

itu lah percakapan singkat dengan K Ancu (sepupu) dengan logat bugis melalui telpon, waktu dia ngabarin klo dompetku udah ada sama dia. Malam itu sy memang berencana nginap di Minasa Upa karna Ibu, rezky dan mama/papa nya nginap di sana setelah kemaren sy jemput dari Kariango.

Alhamdulillah, akhirnya dompetku kembali juga setelah 2 minggu lebih menghilang. Walaupun gak kembali seluruhnya, sy masih bersyukur soalnya surat2 pentingnya seperti STNK dan SIM udah kembali. Yang hilang cuman uang 1 riyal arab saudi. Padahal uang itu udah sy simpan sejak tahun 1996 lalu waktu Ibu pulang dari tanah suci. Yang lainnya seperti kartu2 dan kertas2 lainnya masih utuh.

Waktu dompet itu hilang, perasaan sy memang mengatakan akan kembali. Tapi setelah 1 minggu gak ada kabarnya, sy mulai ragu dan mengikhlaskannya sambil berdoa di setiap akhir sholat.

"Ya Allah, jika dompet itu sudah berpindah tangan ke orang lain, berikanlah rahmat-Mu kepada orang tersebut agar mengembalikan kepada hamba…"

Seorang teman bahkan menyarankan agar sy minta bantuan orang pintar (dukun???). Sy malah ketawa sambil menolak soalnya takut dosa (musyrik euy). Lebih baik sy mengikhlaskan dompet itu hilang daripada harus musyrik. Sebaik2 tempat meminta pertolongan adalah kepada Allah.

Image002

Hanya Engkaulah yang kami sembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

dan Allah telah mendengar dan mengabulkan doa ku :D….

4 Desember  : Dompet hilang, tp sy santai aja, yang khawatir malah teman2ku.
9 Desember  : Ke BTP lewat Hertasning, ada sweeping tp gak distop, dibiarin lewat aja padahal sy gak bawa surat2
14 Desember : Melapor ke kepolisian dan dapat surat keterangan kehilangan, bayar Rp. 20.000 euy…
23 Desember : Kena sweeping waktu mau bayar cicilan terakhir motor, untungnya udah ada surat keterangan. jadi… no problem….:D
24 Desember : Dompet beserta isinya kembali.

Kapan Kenal Friendster?

December 21st, 2006 by andhy2

LogowhitebgDi dunia chatting, pertanyaan awal dan lazim yg sering muncul ketika berkenalan dengan seseorang adalah asl pls (age,sex,location please), dan berlanjut ingin melihat foto lawan main, dan biasanya minta dikirim lewat email (pengalaman waktu baru kenal internet). Sekarang pun masih begitu, bedanya kalau mau melihat foto lawan main skrg gak perlu minta kirim foto lagi, cukup nanya ada fs gak?.

FS, singkatan yang biasa digunakan untuk menyebut friendster, sebuah sebuah komunitas online di internet yang memungkinkan setiap anggotanya untuk berhubungan dengan anggota yang laen dalam ikatan pertemanan.

EmailPertama kali kenal fs tepatnya september 2003, itupun dikenalkan/diinvite oleh seorang kenalan di IRC dari Malaysia. Namanya di fs adalah Yus-Abby. Dengan dituntun melalui IRC, sy pun membuat account dan dia menjadi teman pertama ku di fs. Dan url pertama yang diberikan untuk melihat profilku adalah http://www.friendster.com/2041994. Angka 2041994 mungkin merupakan tanda bahwa sy merupakan member fs yang ke 2.041.994 yah? Member ke berapakah Anda?   

Welcome_1Pada awal² menjadi member, teman² Yus-Abby yang rata² dari

sana

merequest untuk menjadi teman sy. Jadilah beberapa teman di awal menjadi member di friendster semuanya dari Malaysia. Sempat juga menginvite teman² milis sobatpadi yang sy kenal untuk gabung di fs, tp gak ada tanggapan (dicuekin). Setelah beberapa bulan gak aktif ternyata fs mulai booming dan belakangan, teman² yang pernah sy invite pun sudah punya account. Mungkin mereka tunggu booming dulu baru mau ikutan :D

Webfriendster Setelah lebih 3 tahun menjadi member, ternyata banyak fitur² tambahan dan tampilan di fs sekarang sangat jauh berbeda dibandingkan 3 tahun yang lalu (yang masih versi beta). Kalo dulu cuman profil aja yang ada dengan tampilan sederhana dan tidak bisa diedit, sekarang disediakan theme/skin dan juga bisa memilih warna dan background yang diinginkan. Dan gak ketingalan fitur blog, album, juga disediakan serta video yang bisa dipasang di halaman profil. Sy sengaja gak masang video/gambar yang bikin loadingnya berat, kasihan bagi yang pengen liat profil, apalagi dengan koneksi internet di Indonesia (terutama di tempatku :D).

Kalo yang dulu², 6 orang teman yang ditampilkan di halaman profil adalah teman (terbaru) yang dipilih secara acak oleh friendster, sekarang kita bisa memilih 6 orang teman di friendlist untuk ditempatkan di halaman profil tersebut. Siapakah 6 orang pilihan kamu?

Kita tunggu fitur² terbarunya yang lain….

Bila Aku Jatuh Cinta

December 21st, 2006 by andhy2

Allahu Rabbi aku minta izin
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Jangan biarkan cinta untuk-Mu berkurang
Hingga membuat lalai akan adanya Engkau

Allahu Rabbi
Aku punya pinta
Bila suatu saat aku jatuh cinta
Penuhilah hatiku dengan bilangan cinta-Mu yang tak terbatas
Biar rasaku pada-Mu tetap utuh

Allahu Rabbi
Izinkanlah bila suatu saat aku jatuh cinta
Pilihkan untukku seseorang yang hatinya penuh dengan
kasih-Mu
dan membuatku semakin mengagumi-Mu

Allahu Rabbi
Bila suatu saat aku jatuh hati
Pertemukanlah kami
Berilah kami kesempatan untuk lebih mendekati cinta-Mu

Allahu Rabbi
Pintaku terakhir adalah seandainya kujatuh hati
Jangan pernah Kau palingkan wajah-Mu dariku
Anugerahkanlah aku cinta-Mu…
Cinta yang tak pernah pupus oleh waktu

Amin !

diambil tanpa minta ijin di dudung.net